ENGLISH-ARABIC WALL DICTIONARY
Mempersiapkan
homeschooling berarti mempersiapkan segala sesuatu terutama yang
berhubungan dengan aktivitas pembelajaran. Kegiatan belajar akan
lebih menyenangkan apabila dilengkapi dengan fasilitas pendukung
materi yang dipelajari. Alat bantu ini yang biasa disebut sebagai
media pembelajaran. Media pembelajaran ini akan membantu kita
sebagai orang tua untuk menyampaikan materi dan membantu anak untuk
lebih memahami materi pelajaran.
Kali ini kami membuat media pembelajaran untuk subject Bahasa Inggris (English) dan Bahasa Arab (Arabic). Kedua bahasa itu merupakan pelajaran dalam sekolah rumah kami. Media untuk english-arabic ini kami namakan ENGLISH-ARABIC WALL DICTIONARY. Ide awal membuat media ini bermula dari sebuah rubrik dalam majalah keluarga langganan kami, yaitu rubrik English-Arabic Corner. Rubrik itu memang diperuntukkan bagi anak, hanya satu halaman yang memuat gambar suatu obyek, kemudian diberi keterangan pada bagian-bagiannya dengan menggunakan bahasa indonesia, bahasa inggris, dan bahasa arab.
Saya
menganggap ini bagus sekali untuk media belajar bahasa, tapi selama
ini saya masih belum memanfaatkannya dengan baik. Akhirnya muncullah
ide untuk menggunting rubrik itu dan menempelkannya di dinding agar
lebih mudah diakses. Daaan...acara gunting-menggunting majalah adalah
kegiatan yang sangat menyenangkan. Anak-anak sangat senang, mereka
berebut ingin membantu. Jadi kami berbagi tugas, ada yang membantu
memasukkan ke plastik, menempelnya di dinding, atau sekedar memotong
selotip.
Akhirnya
selesai juga acara membuat ENGLISH-ARABIC WALL DICTIONARY. Aisyah
sangat senang. Dia sudah bisa membaca bahasa arab jadi bisa langsung
belajar denga media ini. Apalagi beberapa kata telah diajarkan di
sekolahnya, dan sebagian lagi pernah dipelajari melalui nasyid dari
youtube.
Untuk
saat ini kami bisa menempelkan 22 lembar wall dictionary, yang
berarti ada 22 tema. Hmm lumayan juga untuk belajar bahasa arab dan
inggris dasar. Berikut ini tema english-arabic yang kami miliki:
- Nama Hari
- Nama Bulan
- Bilangan
- Bentuk-Bentuk
- Warna
- Tubuh Kita
- Buah-buahan
- Anggota Keluarga
- Bagian Sepeda
- Nama Bunga
- Nama Burung
- Bagian-Bagian Pohon
- Profesi/Pekerjaan
- Msjidil Haram
- Membersihkan Halaman
- Permukaan Bumi
- Cuaca
- Dapur
- Rumah
- Hewan Ternak
- Hewan Laut
- Sikap
Sampai saat ini saya belum menentukan target berapa kata yang harus
dihafalkan setiap hari atau berapa target tema yang harus
diselesaikan dalam satu minggu, misalnya. Dalam persiapan
homeschooling ini saya masih mengajarkannya dengan mengintegrasikan
dengan kegiatan sehari-hari, misalnya saat memasak bersama di dapur,
saya akan meminta Aisyah untuk menghafal beberapa kata tentang
perabot dapur kemudian mencari sendiri padanan katanya dalam bahasa
inggris dan arab di wall dict.
Saya amati terkadang Aisyah juga belajar sendiri dari wall dict, entah itu berusaha mengeja kata-kata arabnya, atau mencari padanan kata, atau menghafal beberapa vocab, sendiri tanpa diminta. Saat ini cukuplah kehadiran wall dict sebagai salah satu media belajar yang memudahkan anak-anak untuk mengakses dan mengeksplor rasa ingin tahunya terhadap bahasa.
Untuk
ke depannya (setelah saya merencanakan kurikulum dengan matang
berikut target-targetnya) tentu menetapkan target penguasaan kosa
kata juga penting. Selain itu jumlah vocabulary juga sangat banyak.
22 tema wall dict. yang kami punya masih terlalu sedikit. Ke depannya
setelah anak-anak kami menguasai semua kosa kata dalam wall dict.,
mungkin kami akan membuat wall dict baru made in sendiri
(karena tidak mungkin mengandalkan majalah langganan saja).
Bagi
Anda yang ingin membuat wall dict sendiri juga bisa. Caranya gunakan
selembar kertas asturo atau manila sebagai posternya. Untuk
gambar-gambarnya bisa diperoleh dengan cara menggunting gambar dari
majalah bekas atau leaflet promo sebuah supermarket (carrefour,
giant, hero, ramayana) atau dari minimarket (indomaret dan alfamart).
Kan banyak tu gambarnya, kecil dan warnanya asli. Tentu saja tidak
semua kata terwakili dengan itu. Untuk kata yang tidak dijumpai dari
daur ulang majalah atau leaflet bisa gambar sendiri dan diwarnai baru
ditempel di posternya. Untuk kata dalam bahasa inggris dan arab bisa
menggunakan bantuan kamus 3 bahasa (indonesia-inggris-arab) yang bisa
diperoleh di toko buku seperti Toga Mas.
Nah,
selamat belajar dan berkreasi ^_^










