
Walaupun UAN akan dihapuskan sekalipun, bukan berarti dapat dihapuskan begitu saja tanpa adanya pengganti yang lebih baik. Perlu adanya pertimbangan yang dalam untuk menentukannya agar siswa tidak menjadi ‘korban’ lagi dalam menempuh pendidikan. Semoga saja pemerintah bertindak lebih bijaksana dalam hal ini. Semua tentu mengharapkan yang terbaik demi terwujudnya bangsa Indonesia yang lebih berpendidikan.
Pemerintah tentu telah memikirkan dampak positif maupun negatif mengenai diberlakukannya UAN di negeri ini. Akan tetapi, melihat kondisi di Indonesia yang luas dan terdiri dari berbagai wilayah, UAN saya rasa kurang efektif. Tidak semua sekolah di seluruh Indonesia memiliki fasilitas dan pembelajaran yang sama. Apabila sekolah-sekolah yang mendapat pembelajaran berbeda harus disamaratakan dalam UAN, maka terjadi ketidakadilan antarsiswa. Apalagi perjuangan selama 3 tahun menempuh pendidikan, baik tingkat SMP maupun SMA hanya ditentukan dalam 3 hari. Seharusnya, dalam menentukan kelulusan siswa dapat digunakan alternatif lain yang kira – kira dapat lebih adil bagi tiap siswa.






