free month

Haaii...it's..

 

Cara Menghadapi Pertanyaan tentang Sosialisasi Homeschooler

Kamis, 15 Desember 2011

Ketika seseorang mengatakan,”Kenapa kamu aneh sekali memilih homeschooling untuk anakmu? Nanti anakmu nggak bisa bergaul dengan orang lain!”, perhatikan apa yang terjadi pada hatimu.
Apakah kamu menjadi gusar dan marah sekali?
Apakah kamu merasa tenang dan maklum bahwa tidak semua orang memahami sosialisasi anak di dunia nyata selain sekolah?
Kalau kamu kesal, pertanyakan apakah kamu juga mempunyai kekhawatiran yang sama di sudut hatimu? Kalau kekhawatiran itu ada, pertanyakan apakah hal itu betul, bahwa anakmu tidak bisa bergaul dengan orang lain? Temukan sedikitnya 3 bukti bahwa anakmu BISA bergaul dengan orang lain.
Misalnya:
1. dia tidak malu-malu berbicara dengan pemilik warung tadi siang
2. dia menelepon temannya dan meminta temannya untuk datang lagi ke rumah
3. dia melerai kedua adiknya yang bertengkar.
Perhatikan bahwa keterampilan bersosialisasi yang dimiliki anakmu saat ini TIDAK BISA dia dapatkan dari sekolah. Perhatikan bahwa homeschooling di rumah sangat kondusif membina keterampilan bersosialisasi tersebut.
Dan kalau kamu masih khawatir, pertimbangkan kemungkinan menambah kegiatan di luar rumah. Jika merasa sudah cukup, tentunya tidak perlu.
Hapuskan kekhawatiran itu dan yakinlah, anak-anak homeschooling akan baik-baik saja!
Jika lain kali bertemu lagi dengan orang yang memperingatkan tentang “sosialisasi”, kamu boleh tersenyum dan mengucapkan, “Terima kasih”, dengan tulus. Katakan, “Tetapi jangan khawatir, Kawan, anakku baik-baik saja!”
Foto: Der Bettler
Resource: http://homeschooling-indonesia.com

Temukan Inspirasi Yg Anda Suka:

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner