free month

Haaii...it's..

 

Homeschooling Berdasarkan Gaya Belajar Anak

Senin, 30 Januari 2012


Ketika orangtua memilih homeschooling sebagai alternatif “Sekolah” anaknya, banyak orang tua mencari rekomendasi dari teman  apa kurikukulum dan Kualitas guru saja tanpa mempertimbangkan gaya anak-anak mereka belajar.
Gaya belajar, atau modalitas belajar, menggambarkan modus dominan seorang anak menerima, memproses dan mempertahankan informasi di dalam otaknya. Ada tiga gaya belajar auditori, visual dan kinestetik (atau sentuhan). Anak-anak yang auditori belajar dengan berbicara atau mendengarkan. Anak-anak yang belajar visual dengan melihat atau membuat visualisasi dalam pikiran mereka. Anak-anak yang kinestetik belajar melalui gerakan atau sentuhan.
Dengan memahami gaya utama anak Anda belajar, Anda dapat memilih kurikulum dan metode belajar yang mendorong potensi atau kekuatan anak Anda serta mengkompensasi kelemahannya.

Anak Auditory

Seorang anak auditory menerima, memproses dan menyimpan informasi dengan mendengarkan atau berbicara. Mereka cenderung vokal dan umumnya menikmati musik, instrumen, bercerita, membaca dengan keras dan menyukai audio book. Anak-anak ini mungkin lebih suka diskusi kelompok dan berbicara dalam belajar sendiri.
Anak Anda termasuk pelajar auditory jika memiliki ciri-ciri:
  • mengekspresikan emosi dengan mengubah nada suaranya
  • menikmati hobi yang melibatkan pembicaraan atau suara,nada dan musik
  • mengajukan pertanyaan-pertanyaan ketika menemukan sesuatu yang baru
  • berbicara bebas dalam kelompok,memecahkan masalah dan berkomunikasi melalui percakapan.
Ketika belajar, anak-anak auditori akan berbicara keras ketika membaca, atau menulis jawaban sambil mengatakannya. Anak-anak ini mungkin juga perlu bersenandung atau bersiul untuk diri mereka sendiri dalam rangka untuk berkonsentrasi. Ketika mencoba untuk mencari tahu apakah jawaban benar, peserta didik auditory mungkin bertanya sendiri, “Apakah itu terdengar benar?”
Ketika memilih kurikulum homeschooling untuk pelajar auditori, cari program yang melibatkan membaca dan diskusi kelompok.Metode Charlotte Mason sangat sesuai untuk pelajar auditori

Pembelajar visual

Pelajar visual menerima, memproses dan mempertahankan informasi melalui penglihatan atau dengan membuat citra mental. Anak-anak ini mungkin berpikir melalui membaca dan menulis, atau gambar, grafik dan peta Pelajar visual sangat menyukai kerapian dan teratur. Mereka cenderung menyukai seperti permainan membaca, matematika, seni, televisi dan komputer. Mereka mudah melihat persamaan dan perbedaan, dan pandai menghafal kata-kata tertulis.
Anak Anda mungkin menjadi pelajar visual jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut
  • Ketika belajar, pelajar visual memerlukan membuat catatan, menstabilo tulisan, atau membuat garis besar dan diagram.
  • Mereka cenderung lebih mudah memahami tulisan daripada instruksi lisan.
  • Ketika mencoba untuk mencari tahu apakah jawaban benar, pelajar visual mungkin bertanya sendiri, “Apakah ini kelihatan benar?”
Pelajar Visual sangat menikmati lembar kerja dan biasanya menikmati membaca text book. Anak-anak visual biasanya senang membaca buku-buku berbasis sastra. Mereka biasanya senang dengan komputer sehingga pilihan Homeschooling akan sangat sesuai homeschooling berbasis komputer.

Pelajar kinestetik

Pembelajar Kinestetik menerima, memproses dan mempertahankan informasi melalui gerakan atau sentuhan. Mereka berkembang dengan melakukan aktivitas fisik atau ketrampilan tangan. Mereka lebih mudah mengingat informasi yang berhubungan dengan suatu kegiatan atau aktivitas fisik.
Anak Anda mungkin menjadi pembelajar kinestetik jika ia:
  • mengekspresikan emosi melalui bahasa tubuh
  • menikmati hobi yang melibatkan sentuhan atau gerakan
  • menggunakan indera peraba ketika menemukan sesuatu yang baru
  • menggunakan gerak tubuh untuk berkomunikasi.
Ketika belajar, pembelajar kinestetik mungkin perlu membangun model untuk meningkatkan pemahaman. Anak-anak ini mungkin akan lebih berkonsentrasi jika sambil berjingkrak-jingkrak atau memainkan bola sambil mendengarkan kuliah atau menyelesaikan tugas. Mereka dapat mengingat informasi lebih mudah sementara mondar-mandir menggiring bola, berayun atau melompat-lompat di trampolin.Anak Kinestetik cenderung memiliki masalah jika mengikuti kelas konvensional. Motode homeschool terbaik untuk anak-anak ini jika melibatkanaktivitas eksperimen dan kegiatan membangun model, homeschooling seperti  Montessorisangat cocok untuk anak kinestetik
Untuk menentukan Gaya Belajar Anak Anda perlu anda Luangkan waktu mengamati anak Anda dan jangan takut untuk bertanya bagaimana dia memilih cara yang nyaman untuk belajar. Dengan memahami gaya belajar anak Anda, Anda mengambil langkah di arah yang benar. 
Sumber: www.gayabelajar.net

Temukan Inspirasi Yg Anda Suka:

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner